Community Radio Design (Desain Radio Komunitas)


Secara umum, radio komunitas dapat direalisasikan dalam beberapa bentuk. Salah satunya, radio komunitas juga dapat direalisasikan sebagai wadah untuk meningkatkan potensi lokal masyarakat dengan berbasiskan kepemudaan.Kita sebagai pihak inisiator dapat memilih model ini sebagai salah satu role-model pengembangan radio komunitas di suatu daerah.

Radio Komunitas dengan model ini dirancang dengan basis utama bertumpu pada pemuda. Pemuda merupakan bagian masyarakat yang berada pada posisi strategis dalam mengahasilkan perubahan pada masyarakat. Selain itu, pemuda juga berperan sebagai calon penerus kehidupan bermasyarakat di suatu wilayah. Dalam perencanaan pengembangan suatu daerah atau wilayah tidak boleh melepaskan aspek pengembangan pemuda, karena pemuda berperan sebagai calon penerus. Oleh karena itu, dalam perencanaan pengembangan suatu desa melalui media radio komunitas ini dapat dilibatkan pemuda sebagai ujung tombak pelaksanaan.

Untuk mencapai kondisi ideal tersebut, tidak apat dilakukan dengan seketika. Oleh karena itu dapat dirancang tiga tahapan umum untuk mewujudkan pengembangan potensi suatu desa melalui keberadaan radio komunitas berbasis kepemudaan dengan orientasi penumbuhan kemandirian masyarakat di masa yang akan datang. Berikut merupakan gambaran dari 3 tahapan umum yang dirancang tim penulis:

1.Tahap 1: Adaptasi

Tahap ini merupakan tahapan dimana kru Radio Komunitas memperkenalkan keberadaan Radio Komunitas desa kepada masyarakat. Konten awal dari program penyiaran pada tahapan ini difokuskan pada program-program entertainment yang menyajikan kebudayaan-kebudayaan dan kesenian daerah serta penyampain informasi ter-update mengenai kegiatan-kegatan desa. Manfaat dari tahap adaptasi ini adalah pelestarian seni budaya daerah setempat. Selain itu, tujuan dari tahap ini juga yaitu transfer keprofesian mengenai operasional radio dari tenaga ahli inisiator kepada pemuda yang menjalankan Radio Komunitas.

2.Tahap 2: Amplifikasi

Ketika masyarakat telah mengenal Radio Komunitas desanya, dan ketertarikan warga untuk mendengarkan radio pun telah meningkat seiring dengan pelaksanaan program-program entertainment. Dimulailah tahapan selanjutnya yaitu tahapan amplifikasi dimana kita mulai menyisipkan program siaran yang berkenaan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat desa. Program-program tersebut berisi mengenai tema-tema yang membuka wawasan serta menambah pengetahuan warga. Bisa mengenai dunia pertanian, kesehatan, keterampilan, dan lain-lain. Program tersebut bisa berkembang dalam pelaksanaannya (dalam bentuk off-air), dan tidak sebatas pada program siaran (on-air). Dalam tahapan ini, pemuda-pemuda yang menjalankan Radio Komunitas sudah bisa memulai untuk mengkreasikan program sesuai dengan kebutuhan dikarenakan pada tahap 1 kru Radio Komunitas tersebut telah dilatih untuk mampu mengoperasionalkan radio.

3. Tahap 3: Stabilisasi

Pada tahapan ini, diharapkan kru Radio Komunitas telah memiliki kemampuan dalam mengoperasionalkan radio dan mengkreasikan program-program kegiatan. Kehidupan desa telah terwarnai dengan keberadaan Radio Komunitas dan masyarakat mulai merasakan manfaat dari keberadaannya. Pada keadaan ini, pemuda telah siap untuk dilepaskan dan menjalankan Radio Komunitas secara mandiri. Pada keadaan ini, tim inisiator telah beralih peran menjadi pihak yang memantau dan membatu kelancaran dan keberjalanan pelaksanaan radio bila diperlukan.

Dengan model ini, diharapkan tujuan tim inisiator untuk mengembangkan potensi suatu daerah dapat terwujud. Selamat berkarya. Untuk Indonesia yang lebih baik.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: