Archive for the ‘Radio dan Informasi’ Category

Panduan Instalasi Pemancar Radio FM by LAMBDA radio


PART 1

Continue reading

Advertisements

Jarak Pancar Maksimal Alat


Mungkin kita akan bertanya-tanya ketika membeli perangkat pemacar. seberapa jarak pancar yang bisa dicapai oleh alat yang Saya beli?

pertanyaan ini biasanya keluar dari para calon pembeli. kenyataannya menentukan jarak pancar maksimum tidaklah mudah. Misalnya saja pemancar pada daya 100 watt, jika digunakan di daerah yang kondusif, jarak pancar nya bahkan bisa mencapat 20 km lebih, namun kalau tempatnya tidak kondusif, mungkin 2 kilo pun akan sulit dijangkau.

Bagaimana kita tahu lokasi yang akan kita taruh pemancar tadi kondusif atau tidak?

Continue reading

Perijinan Radio Komunitas


Salah satu pertanyaan yang umum ditanyakan oleh rekan-rekan melalui SMS atau telepon atau pun email adalah mengenai bagaimana proses seputar regulasi stasiun radio komunitas.

Berikut ini, LAMBDA coba untuk menjelaskan secara garis besar bagaimana regulasi tersebut dan bagaimana mengurus perijinan stasiun radio komunitas. Seperti yang kita ketahui bersama, setiap stasiun radio komunitas wajib hukumnya untuk mengurus perijinan siar dan legalitasnya. Tahap pertama yang harus dilalui adalah mengurus prosesnya melalui Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (sesuai propinsi masing – masing). Untuk mengajukan aplikasi permohonan perijinan, pada awalnya rekan-rekan broadcaster harus menyelesaikan terlebih dahulu proses internal keradioan, antara lain :

  • Pembentukan Dewan Penyiaran Komunitas
  • Copy Dukungan 250 Lembar KTP warga sekitar
  • Pembuatan Akta Notaris (Badan Hukumnya Perkumpulan)
  • Pembuatan IMB Studio Radio
  • Pembuatan HO (Hinder Ordonantie)

Setelah detail-detail di atas selesai diurus, langkah berikutnya adalah dengan KPID setempat. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Pengambilan Buku Panduan
  2. Penyerahan Kelengkapan Berkas Pemohon
  3. Verifikasi Administratif
  4. Verifikasi Faktual
  5. Evaluasi Dengar Pendapat KPID
  6. Evaluasi Internal KPID
  7. Forum Rapat Bersama KPI Pusat dan Pemerintah
  8. Masa Uji Coba Siaran
  9. Evaluasi Masa Uji Coba Siaran
  10. Penetapan Izin Penyelenggaraan penyiaran

Hal berikutnya adalah seputar biaya. Untuk proses perijinan di KPID sifatnya adalah GRATIS kecuali 5 item pada bagian sebelumnya. Dalam berurusan dengan pihak KPID, LAMBDA menyarankan agar rekan-rekan broadcaster melakukannya secara lebih serius, berkomitmen dan positive thinking karena tidak semua tahapan dapat dilalui hanya sekali jalan. Kelancaran proses perijinan di KPID juga sangat bergantung pada bagaimana koordinasi rekan-rekan broadcaster dengan KPID. Satu hal yang harus dicatat pula, kita harus proaktif, jangan hanya sekali kirim terus selesai.

Jadi, jangan pernah menyerah untuk mewujudkan mimpi rekan-rekan broadcaster untuk memajukan Indonesia lewat radio broadcasting.

Salam,

LAMBDA Team

=Dito Anggodo=

Peranan Radio Komunitas untuk Pengembangan Komunitas Desa


Radio adalah media elektronik yang termasuk jenis media massa yang berfungsi infomasional dan persuasif (mengajak/ membujuk).  Secara umum, tujuan radio biasanya dirumuskan sebagai berikut: Memberi informasi, Mendidik, dan Menghibur. Radio di dalam program pembangunan (pengembangan masyarakat) digunakan untuk berbagai cara, tetapi biasanya memiliki kesamaan kepedulian yaitu: membantu masyarakat mengontrol kehidupan mereka sendiri, memahami permasalahan di dalam realitas kehidupannya, dan kemudian memperbaikinya.

Mengapa disebut radio komunitas? Secara sederhana, radio komunitas dapat diartikan sebagai radio dari, oleh, dan untuk komunitas radio ini menjadikan komunitas sebagai basis operasi. Umumnya dikelola secara swadaya oleh orang-orang dari komunitas yang bersangkutan, beroperasi dengan frekuensi dan radius siaran terbatas pada komunitas yang bersangkutan, serta bermateri acara-acara yang berasal dari komunitas dan untuk kepentingan komunitas.

Rakom bekerja dengan prinsip dan mekanisme serupa dengan radio-radio umum. Tetapi yang unik, radio komunitas menonjolkan peristiwa-peristiwa kecil, lokal, dan khas milik komunitas. Karena menonjolkan unsur lokalitas, materi acara rakom cenderung berbeda-beda di setiap desa atau komunitas. Radio komunitas yang dibangun di desa-desa nelayan mungkin berisi acaraacara tentang naik turunnya harga ikan, teknologi baru dan tatacara pengolahan ikan yang lebih efisien, informasi cuaca, hiburan-hiburan khas nelayan, dan lain-lain serupa itu. Sebaliknya radio komunitas di desa pertanian mungkin bersisi informasi tentang harga pupuk dan benih yang mahal, informasi pasar gabah, atau teknologi-teknologi baru intensifikasi pertanian, tatacara pertanian organik, dan lain-lain.

Continue reading

Community Radio Design (Desain Radio Komunitas)


Secara umum, radio komunitas dapat direalisasikan dalam beberapa bentuk. Salah satunya, radio komunitas juga dapat direalisasikan sebagai wadah untuk meningkatkan potensi lokal masyarakat dengan berbasiskan kepemudaan.Kita sebagai pihak inisiator dapat memilih model ini sebagai salah satu role-model pengembangan radio komunitas di suatu daerah.

Radio Komunitas dengan model ini dirancang dengan basis utama bertumpu pada pemuda. Pemuda merupakan bagian masyarakat yang berada pada posisi strategis dalam mengahasilkan perubahan pada masyarakat. Selain itu, pemuda juga berperan sebagai calon penerus kehidupan bermasyarakat di suatu wilayah. Dalam perencanaan pengembangan suatu daerah atau wilayah tidak boleh melepaskan aspek pengembangan pemuda, karena pemuda berperan sebagai calon penerus. Oleh karena itu, dalam perencanaan pengembangan suatu desa melalui media radio komunitas ini dapat dilibatkan pemuda sebagai ujung tombak pelaksanaan.

Untuk mencapai kondisi ideal tersebut, tidak apat dilakukan dengan seketika. Oleh karena itu dapat dirancang tiga tahapan umum untuk mewujudkan pengembangan potensi suatu desa melalui keberadaan radio komunitas berbasis kepemudaan dengan orientasi penumbuhan kemandirian masyarakat di masa yang akan datang. Berikut merupakan gambaran dari 3 tahapan umum yang dirancang tim penulis:

1.Tahap 1: Adaptasi

Tahap ini merupakan tahapan dimana kru Radio Komunitas memperkenalkan keberadaan Radio Komunitas desa kepada masyarakat. Konten awal dari program penyiaran pada tahapan ini difokuskan pada program-program entertainment yang menyajikan kebudayaan-kebudayaan dan kesenian daerah serta penyampain informasi ter-update mengenai kegiatan-kegatan desa. Manfaat dari tahap adaptasi ini adalah pelestarian seni budaya daerah setempat. Selain itu, tujuan dari tahap ini juga yaitu transfer keprofesian mengenai operasional radio dari tenaga ahli inisiator kepada pemuda yang menjalankan Radio Komunitas.

Continue reading